<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Bisnis Mikro</title>
	<atom:link href="http://bisnismikro.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bisnismikro.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 05:27:35 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Bisnis Emas</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=166</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=166#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 06:02:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis Emas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana Uang Hasil KERJA KERAS Anda Mempunyai NILAI DAN DAYA BELI YANG SAMA 10 Bahkan 20 Tahun Yang Akan Datang? Bagaimana Membeli EMAS Dengan MODAL HANYA 1/3 Dari Harga EMAS?
Ada Rahasia Bagaimana MEMBELI EMAS Dengan Cara YANG TIDAK PERNAH ANDA BAYANGKAN SEBELUMNYA&#8230;
Ini bukan MLM ataupun bisnis penggandaan uang maupun Money Game. Cara bisnis emas ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana Uang Hasil KERJA KERAS Anda Mempunyai NILAI DAN DAYA BELI YANG SAMA 10 Bahkan 20 Tahun Yang Akan Datang? Bagaimana Membeli <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a> Dengan MODAL HANYA 1/3 Dari Harga <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a>?</p>
<p>Ada Rahasia Bagaimana MEMBELI <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a> Dengan Cara YANG TIDAK PERNAH ANDA BAYANGKAN SEBELUMNYA&#8230;<span id="more-166"></span></p>
<p>Ini bukan MLM ataupun bisnis penggandaan uang maupun Money Game. Cara bisnis <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">emas</a> ini sah, atas dasar ilmu pengetahuan dan bebas RIBA lagi&#8230;</p>
<p>Saat ini Anda bekerja keras untuk menghasilkan sebanyak mungkin Uang dengan meng-gadaikan waktu Anda, harapannya suatu hari nanti Anda akan menikmati kebebasan waktu Anda. Uang bukanlah masalah Anda saat ini&#8230; Namun ingat, 90% dari Anda ketika memasuki usia 50-60 tahun, disaat seharusnya Anda menikmati kebebasan waktu, Uang justru menjadi masalah Anda&#8230;.</p>
<p>Jurus ber-Investasi <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a> yang sangat &#8220;Otak Kanan&#8221; dan &#8220;GILA&#8221;. Bagaimana mengumpulkan <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a> dengan modal yang sangat minimum dengan cara yang tidak terfikirkan sebelumnya.</p>
<p>Jurus yang sangat Cerdas dan Kreatif, Investasi <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a> jadi jauh lebih menarik daripada sekedar membeli <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a> lalu menyimpannya.</p>
<p>Dan yang lebih penting, dengan Jurus ini berinvestasi <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_blank">EMAS</a> jadi sangat mudah, tidak perlu pengetahuan khusus dan terjangkau siapapun, Karyawan, Profesional, Pengusaha maupun Ibu Rumah Tangga. Tidak hanya menjaga nilai asset hasil kerja keras Anda selama ini, tapi menjadikannya menguntungkan, membuat Anda makin Kaya.. Klik <a href="http://kebunemas.com/?id=akses" target="_self">disini</a> untuk menjadi pebisnis <a href="http://bisnismikro.com/?p=166" target="_blank">emas</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=166</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Menghitung Modal Usaha</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=93</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=93#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 07:10:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsep Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Safir Senduk membagi rahasia kepada Anda tentang cara menghitung jumlah modal yang Anda butuhkan bila ingin memulai sebuah usaha.
Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha, hanya ada 3 jenis modal yang akan Anda keluarkan:
1. Modal Investasi Awal
2. Modal Kerja
3. Modal Operasional
1. Modal Investasi Awal
Apa sih yang dimaksud modal investasi awal? Ini adalah jenis modal yang harus Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/uang.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-97" title="uang" src="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/uang.jpg" alt="" width="135" height="135" /></a><span style="color: #00ccff;"><a title="Situs Safir Senduk" href="http://www.perencanakeuangan.com" target="_blank"><strong>Safir Senduk</strong></a></span> membagi rahasia kepada Anda tentang cara menghitung jumlah modal yang Anda butuhkan bila ingin memulai sebuah usaha.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha, hanya ada 3 jenis modal yang akan Anda keluarkan:<br />
1. Modal Investasi Awal<br />
2. Modal Kerja<br />
3. Modal Operasional<span id="more-93"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Modal Investasi Awal</strong><br />
Apa sih yang dimaksud modal investasi awal? Ini adalah jenis modal yang harus Anda keluarkan di awal, dan biasanya dipakai untuk jangka panjang. Contoh-contoh modal ini adalah bangunan, peralatan seperti komputer, kendaraan, perabotan kantor dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau usaha Anda usaha bengkel motor, maka modal investasi awal Anda adalah bangunan, alat-alat perbengkelan, dan perabot lain yang dibutuhkan di bengkel tersebut. Kalau usaha Anda toko, maka modal investasi awal Anda adalah rak, meja, bahkan mungkin juga mesin kasir.</p>
<p style="text-align: justify;">Biasanya, modal ini nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang. Tetapi nilai dari Modal Investasi Awal ini akan menyusut dari tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Modal Kerja</strong><br />
Ini adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan Anda. Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau setiap datang order.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh, kalau usaha Anda usaha tempat makan, maka modal kerja yang Anda butuhkan adalah modal untuk membeli bahan makanan. Kalau usaha Anda usaha pem buatan barang kerajinan, maka modal kerja Anda adalah uang yang Anda keluarkan untuk membeli bahan baku. Kalau usaha Anda adalah jasa fotokopi, ya modal kerja Anda uang yang Anda keluarkan untuk membeli kertas, tinta, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsipnya, tanpa modal kerja, Anda tidak akan bisa menyelesaikan order Anda atau tidak memiliki barang dagangan. Nanti, bisa-bisa Anda malah tidak akan dapat pembeli karena barangnya saja tidak ada. Itulah pentingnya modal kerja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Modal Operasional</strong><br />
Modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal operasional adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pos-pos dalam modal operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir sama. Ini karena pada prinsipnya, yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus Anda keluarkan untuk membayar pos-pos biaya di luar bisnis Anda secara langsung. Jadi, Modal Operasional ini biasanya dibayar secara bulanan. <span style="color: #3366ff;"><em>Sumber: perencanakeuangan.com</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=93</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pembiayaan UMKM</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=81</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=81#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 04:50:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Warta Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Bank Syariah Mandiri (BSM) meningkatkan porsi pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam portofolio pembiayaannya. Per Oktober 2008, pembiayaan UMKM BSM mencapai Rp 7,72 triliun atau 56 persen dari total pembiayaan BSM. Porsi tersebut meningkat dibandingkan dengan akhir tahun 2007 yang sebesar 46,82 persen senilai Rp 4,83 triliun.
Menurut Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/bsm.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-82" title="bsm" src="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/bsm.gif" alt="" width="160" height="58" /></a><span style="color: #3366ff;"><a title="bsm" href="http://syariahmandiri.co.id" target="_blank"><strong>B</strong><strong>ank Syariah Mandiri (BSM)</strong></a></span> meningkatkan porsi pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam portofolio pembiayaannya. Per Oktober 2008, pembiayaan UMKM BSM mencapai Rp 7,72 triliun atau 56 persen dari total pembiayaan BSM. Porsi tersebut meningkat dibandingkan dengan akhir tahun 2007 yang sebesar 46,82 persen senilai Rp 4,83 triliun.<span id="more-81"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi saat penganugerahan BSM SMME Award 2008 akhir pekan lalu di Jakarta, salah satu strategi pengembangan UMKM ialah bekerja sama dengan berbagai instansi melalui program pembiayaan, antara lain program debt for nature swap dan kredit usaha rakyat (KUR). BSM mencatat penyaluran KUR per akhir Oktober 2008 sebesar Rp 327,14 miliar, yang disalurkan kepada 6.296 nasabah. KUR merupakan pembiayaan untuk usaha produktif bagi UMKM yang layak, tetapi tak memiliki jaminan tambahan. <span style="color: #0000ff;"><em><span style="color: #3366ff;">Sumber:</span> <a title="bsm" href="http://syariahmandiri.co.id" target="_blank">syariahmandiri.co.id</a></em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=81</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Perencanaan Bisnis</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=76</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=76#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 14:25:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsep Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Perencanaan bisnis merupakan langkah awal dalam menjalankan bisnis, biasanya terdiri dari apa yang akan kita lakukan, kapan dan bagaimana cara melakukannya. Perencanaan bisnis yang baik akan membantu dalam melihat lebih jelas mengenai tipe bisnis yang akan dirintis, siapa saja yang akan menjadi pelanggan dan produk atau jasa apa yang akan anda tawarkan kepada mereka.
Jenis usaha [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/rencana-bisnis.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-79" title="rencana-bisnis" src="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/rencana-bisnis.jpeg" alt="" width="119" height="119" /></a>Perencanaan bisnis merupakan langkah awal dalam menjalankan bisnis, biasanya terdiri dari apa yang akan kita lakukan, kapan dan bagaimana cara melakukannya. Perencanaan bisnis yang baik akan membantu dalam melihat lebih jelas mengenai tipe bisnis yang akan dirintis, siapa saja yang akan menjadi pelanggan dan produk atau jasa apa yang akan anda tawarkan kepada mereka.<span id="more-76"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jenis usaha kecil tidak perlu membuat rencana bisnis yang rumit untuk memulai usahanya. Seringkali rencana bisnis dibuat bentuk catatan saat melakukan diskusi atau tanya jawab.Seringkali orang dalam memulai bisnis tanpa rencana sama sekali, sehingga ide-ide mereka menjadi kabur dan mereka tidak tahu apa yang selanjutnya harus mereka lakukan. Dengan menulis sebuah rencana, meskipun itu berupa catatan-catatan kecil, kita akan mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai jenis bisnis yang anda inginkan, serta bagaimana bisnis itu harus berkembang sejalan dengan waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hal yang dapat kita pikirkan saat menulis rencana bisnis, yaitu:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Jenis usaha apa yang akan kita rintis;<br />
2. Tujuan apa dari bisnis yang akan dirintis;<br />
3. Bagaimana bisnis kita akan menghasilkan uang;<br />
4. Siapa yang akan menjadi pelanggan kita;<br />
5. Bagaimana cara kita mendapatkan pelanggan.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah-langkah rencana bisnis di atas bersifat pengetahuan dasar dan dapat dikembangkan lebih lanjut. (<em>Dari berbagai sumber</em>)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=76</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Franchise (Waralaba)</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=60</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=60#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 13:20:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsep Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Definisi waralaba (franchising)
Waralaba atau Franchising (dari bahasa Prancis untuk kejujuran atau kebebasan) adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/franchise.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-74" title="franchise" src="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/franchise.jpeg" alt="" width="128" height="78" /></a><strong>Definisi waralaba (franchising)</strong><br />
<strong><a title="definisi franchise" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Franchise" target="_blank">Waralaba</a></strong> atau Franchising (dari bahasa Prancis untuk kejujuran atau kebebasan) adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Sedangkan menurut <span style="color: #00ccff;"><a title="AFI" href="http://www.franchiseindonesia.org/" target="_blank"><span><strong>Asosiasi Franchise Indonesia</strong></span></a></span>, yang dimaksud dengan Waralaba ialah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.<span id="more-60"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Definisi Franchisor dan Franchisee</strong></p>
<ol>
<li>Franchisor atau pemberi waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya.</li>
<li>Franchisee atau penerima waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sejarah Waralaba</strong><br />
Waralaba diperkenalkan pertama kali pada tahun 1850-an oleh Isaac Singer, pembuat mesin jahit Singer, ketika ingin meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya. Walaupun usahanya tersebut gagal, namun dialah yang pertama kali memperkenalkan format bisnis waralaba ini di AS. Kemudian, caranya ini diikuti oleh pewaralaba lain yang lebih sukses, John S Pemberton, pendiri Coca Cola. Namun, menurut sumber lain, yang mengikuti Singer kemudian bukanlah Coca Cola, melainkan sebuah industri otomotif AS, General Motors Industry ditahun 1898. Contoh lain di AS ialah sebuah sistem telegraf, yang telah dioperasikan oleh berbagai perusahaan jalan kereta api, tetapi dikendalikan oleh Western Union serta persetujuan eksklusif antar pabrikan mobil dengan dealer. Mc Donalds, salah satu pewaralaba rumah makan siap saji terbesar di dunia</p>
<p style="text-align: justify;">Waralaba saat ini lebih didominasi oleh waralaba rumah makan siap saji. Kecenderungan ini dimulai pada tahun 1919 ketika A&amp;W Root Beer membuka restauran cepat sajinya. Pada tahun 1935, Howard Deering Johnson bekerjasama dengan Reginald Sprague untuk memonopoli usaha restauran modern. Gagasan mereka adalah membiarkan rekanan mereka untuk mandiri menggunakan nama yang sama, makanan, persediaan, logo dan bahkan membangun desain sebagai pertukaran dengan suatu pembayaran. Dalam perkembangannya, sistem bisnis ini mengalami berbagai penyempurnaan terutama di tahun l950-an yang kemudian dikenal menjadi waralaba sebagai format bisnis (business format) atau sering pula disebut sebagai waralaba generasi kedua. Perkembangan sistem waralaba yang demikian pesat terutama di negara asalnya, AS, menyebabkan waralaba digemari sebagai suatu sistem bisnis diberbagai bidang usaha, mencapai 35 persen dari keseluruhan usaha ritel yang ada di AS. Sedangkan di Inggris, berkembangnya waralaba dirintis oleh J Lyons melalui usahanya Wimpy and Golden Egg, pada tahun 60-an. Bisnis waralaba tidak mengenal diskriminasi. Pemilik waralaba (franchisor) dalam menyeleksi calon mitra usahanya berpedoman pada keuntungan bersama, tidak berdasarkan SARA.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jenis Waralaba</strong><br />
Waralaba luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi. Waralaba dalam negeri, juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Biaya waralaba</strong></p>
<ol>
<li>Ongkos awal, dimulai dari Rp. 10 juta hingga Rp. 1 miliar. Biaya ini meliputi pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik waralaba untuk membuat tempat usaha sesuai dengan spesifikasi franchisor dan ongkos penggunaan HAKI.</li>
<li>Ongkos royalti, dibayarkan pemegang waralaba setiap bulan dari laba operasional. Besarnya ongkos royalti berkisar dari 5-15 persen dari penghasilan kotor. Ongkos royalti yang layak adalah 10 persen. Lebih dari 10 persen biasanya adalah biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran yang perlu dipertanggungjawabkan.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Waralaba di Indonesia</strong><br />
Di Indonesia, sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai pada tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga memiliki hak untuk memproduksi produknya[11] . Agar waralaba dapat berkembang dengan pesat, maka persyaratan utama yang harus dimiliki satu teritori adalah kepastian hukum yang mengikat baik bagi franchisor maupun franchisee. Karenanya, kita dapat melihat bahwa di negara yang memiliki kepastian hukum yang<br />
jelas, waralaba berkembang pesat, misalnya di AS dan Jepang. Tonggak kepastian hukum akan format waralaba di Indonesia dimulai pada tanggal 18 Juni 1997, yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) RI No. 16 Tahun 1997 tentang Waralaba. PP No. 16 tahun 1997 tentang waralaba ini telah dicabut dan diganti dengan PP no 42 tahun 2007 tentang Waralaba.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya ketentuan-ketentuan lain yang mendukung kepastian hukum dalam format bisnis waralaba adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 259/MPP/KEP/7/1997 Tanggal 30 Juli 1997 tentang Ketentuan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba.</li>
<li>Undang-undang No. 14 Tahun 2001 tentang Paten.</li>
<li>Undang-undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek.</li>
<li>Undang-undang No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang masih skeptis dengan kepastian hukum terutama dalam bidang waralaba di Indonesia. Namun saat ini kepastian hukum untuk berusaha dengan format bisnis waralaba jauh lebih baik dari sebelum tahun 1997. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya payung hukum yang dapat melindungi bisnis waralaba tersebut. Perkembangan waralaba di Indonesia, khususnya di bidang rumah makan siap saji sangat pesat. Hal ini ini dimungkinkan karena para pengusaha kita yang berkedudukan sebagai penerima waralaba<br />
(franchisee) diwajibkan mengembangkan bisnisnya melalui master franchise yang diterimanya dengan cara mencari atau menunjuk penerima waralaba lanjutan. Dengan mempergunakan sistem piramida atau sistem sel, suatu jaringan format bisnis waralaba akan terus berekspansi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa asosiasi waralaba di Indonesia antara lain APWINDO (Asosiasi Pengusaha Waralaba Indonesia), WALI (Waralaba &amp; License Indonesia), AFI (Asosiasi Franchise Indonesia). Ada beberapa konsultan waralaba di Indonesia antara lain IFBM, The Bridge, Hans Consulting, FT Consulting, Ben WarG Consulting, JSI dan lain-lain. Ada beberapa pameran Waralaba di Indonesia yang secara berkala mengadakan roadshow diberbagai daerah dan jangkauannya nasional antara lain International Franchise and Business Concept Expo (Dyandra),Franchise License Expo Indonesia ( Panorama convex), Info Franchise Expo ( Neo dan Majalah Franchise Indonesia). <span style="color: #0000ff;"><em>Sumber: id.wikipedia.org</em></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=60</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bisnis Makanan</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=56</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=56#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 12:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis Makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Menurut sebagian pakar bisnis, bisnis makanan adalah bisnis yang tidak mengenal krisis karena semua orang pasti harus makan. Mengelola bisnis makanan dapat dimulai dari modal dengkul sampai dengan modal milyaran rupiah. Kita dapat melihat begitu banyak restoran, cafe, pusat jajanan, hingga warung sekelas warung padang dan warung tegal.
Banyak orang yang mencoba membuka usaha makanan karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/burger.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-65" title="burger" src="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/burger.jpeg" alt="" width="120" height="103" /></a>Menurut sebagian pakar bisnis, bisnis makanan adalah bisnis yang tidak mengenal krisis karena semua orang pasti harus makan. Mengelola bisnis makanan dapat dimulai dari modal dengkul sampai dengan modal milyaran rupiah. Kita dapat melihat begitu banyak restoran, cafe, pusat jajanan, hingga warung sekelas warung padang dan warung tegal.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang yang mencoba membuka usaha makanan karena melihat bisnis ini sangat mudah untuk dimasuki. Tapi menurut saya yang terpenting untuk bisa sukses adalah mengetahui seluk beluk bisnis ini serta mencintai (hasrat) terhadap makanan yang dijual.Dan yang terpenting lagi adalah mengetahui selera pembeli <img src='http://bisnismikro.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> tentu saja&#8230; plus layanan (service) yang sempurna.<span id="more-56"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kita dapat membuat unik atau mempunyai ciri khas terhadap bisnis makanan kita, sehingga diharapkan akan tercipta sebuah &#8220;brand&#8221; terhadap produk makanan kita. Membuat sebuah konsep bisnis makanan yang kuat dan unik adalah sebuah tantangan tersendiri.Memadukan ilme dan seni juga berlaku untuk bisnis jenis ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang tak kalah pentingnya adalah adanya sistem yang baik dalam bisnis ini, termasuk didalamnya adalah pola pemasaran (marketing) terhadap produk makanan yang kita jual. Akhir-akhir ini banyak bermunculan sistem franchise (waralaba), terutama untuk bisnis makanan. Sistem <strong><a title="definisi franchise" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Franchise" target="_blank">franchise</a></strong> (Waralaba) adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merk, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu (definisi dari Asosiasi Franchise Indonesia).</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, bagi yang tidak mau pusing memikirkan produk maupun sistem penjualannya, namun memiliki modal yang cukup, apa salahnya menggunakan model waralaba ini. Modalnya bervariasi tergantung produk dan sistem yang digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=56</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Bisnis Internet</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=51</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=51#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 12:29:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Kita dapat menemukan aneka cara bisnis yang bisa dijalankan dengan internet. Diantaranya adalah yang berhubungan dengan kesehatan, makanan, olah raga, manajemen dan lain sebagainya. Salah satu upaya dalam menyajikan informasi tersebut adalah dengan cara membuat e-book. E-book dapat menarik perhatian orang jika informasi yang disajikan bersifat &#8220;menjual&#8221;. Ada banyak cara untuk membuat judul e-book yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/reseller.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-69" title="reseller" src="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/reseller.jpeg" alt="" width="119" height="92" /></a>Kita dapat menemukan aneka <strong><a title="cara bisnis" href="http://www.carabisnis.com/?id=akses" target="_blank">cara bisnis</a></strong> yang bisa dijalankan dengan internet. Diantaranya adalah yang berhubungan dengan kesehatan, makanan, olah raga, manajemen dan lain sebagainya. Salah satu upaya dalam menyajikan informasi tersebut adalah dengan cara membuat e-book. E-book dapat menarik perhatian orang jika informasi yang disajikan bersifat &#8220;menjual&#8221;. Ada banyak cara untuk membuat judul e-book yang lebih &#8220;menjual&#8221;. Antara lain misalnya menggunakan judul &#8220;Bagaimana menjalankan usaha tanpa modal&#8221; atau &#8220;Cara melangsingkan tubuh dalam 1 minggu&#8221; atau &#8220;Mendatangkan uang dalam waktu 1 menit&#8221; dan lain sebagainya. Yang penting adalah isi dari e-book itu sendiri tidak menipu.<span id="more-51"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Selain e-book, masih banyak lagi cara menggunakan media internet untuk bisnis, bahkan dapat seperti toko online. Dimana barang atau properti yang dijual ditampilkan dalam bentuk detil gambar. Orang yang akan membeli produk tersebut jika berminat, maka akan menghubungi pengelola situs untuk melakukan transaksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ada produk yang dijual, maka langkah selanjutnya adalah memasarkan produk kita dengan cara promosi. Promosi (marketing) adalah salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis apapun. Demikian juga dalam bisnis yang berbasis internet, promosi memegang peranan yang sangat penting. Jika segmen pasar kita adalah pemakai internet, maka bagaimana kita melakukan promosi di internet menentukan penjualan produk kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak cara dalam mempromosikan produk kita melalui internet. Antara lain melalui iklan baris yang banyak ditawarkan di internet, atau melalui mekanisme search engine yaitu dengan cara mendaftarkan situs kita pada situs yang menyediakan jasa tersebut. Saya merekomendasikan untuk pemula atau yang ingin mengetahui dasar-dasar <a title="cara bisnis" href="http://www.carabisnis.com/?id=akses" target="_blank"><strong>cara bisnis</strong></a> internet agar mencari informasi lebih lanjut melalui mesin pencari (search engine) seperti google.</p>
<p style="text-align: justify;">
<form id="cse-search-box" class="aligncenter" action="http://www.google.co.id/cse">
<input name="cx" type="hidden" value="partner-pub-0608116650650458:tsnxghr9if5" />
<input name="ie" type="hidden" value="ISO-8859-1" />
<input name="q" size="31" />
<input name="sa" type="submit" value="Search" /> </form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=51</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Bisnis Internet</title>
		<link>http://bisnismikro.com/?p=46</link>
		<comments>http://bisnismikro.com/?p=46#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 12:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>micharf</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bisnismikro.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran internet memberikan banyak kemudahan dan manfaat bagi kita semua. Salah satu manfaat terbesar adalah internet memberikan kepada kita peluang bisnis. Memang tidak semua orang mampu melihat dan menangkap peluang bisnis di internet ini. Bisnis berbasis internet memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan bisnis konvensional.
Kelebihan bisnis internet antara lain: 1) Bisnis berbasis internet bisa berlangsung 24 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/google.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-67" title="google" src="http://bisnismikro.com/wp-content/uploads/2008/12/google.jpeg" alt="" width="114" height="119" /></a>Kehadiran <strong><a title="definisi internet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" target="_blank">internet</a></strong> memberikan banyak kemudahan dan manfaat bagi kita semua. Salah satu manfaat terbesar adalah internet memberikan kepada kita peluang <strong><a title="definisi bisnis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis" target="_blank">bisnis</a></strong>. Memang tidak semua orang mampu melihat dan menangkap peluang bisnis di internet ini. Bisnis berbasis internet memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan bisnis konvensional.<span id="more-46"></span><!--more--></p>
<p style="text-align: justify;">Kelebihan bisnis internet antara lain: 1) Bisnis berbasis internet bisa berlangsung 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Dengan internet, bisnis Anda tidak dibatasi waktu. Bandingkan dengan bisnis konvensional yang dibatasi waktu. Sehari paling hanya 8 jam, dan 5-6 hari dalam seminggu bisa melayani konsumen; 2) Bisnis berbasis internet tidak dibatasi oleh ruang dan wilayah; 3) Internet bisa diakses oleh seluruh manusia yang ada di bumi dimanapun dia berada; 4) Bisnis internet bisa berjalan secara otomatis. Bisnis internet tidak dipengaruhi oleh cuaca, kemacetan lalu lintas, dan hambatan lainnya; 5) Tidak membutuhkan ruang kantor, jika memerlukan kantorpun tidak harus luas; 6) Anda bisa menjadi boss bagi diri Anda sendiri; dan masih banyak kelebihan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bisnis apa yang bisa dijalankan di internet? Hampir semua bisnis bisa dijalankan dengan internet. Baik bisnis dengan produk berupa barang maupun jasa. Anda bisa membuktikan sendiri.  Silahkan cari pakai search engine dengan kata kunci &#8220;bisnis internet&#8221;, maka akan banyak sekali ditemukan orang yang menawarkan aneka ragam produk yang mereka miliki, baik barang maupun jasa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bisnismikro.com/?feed=rss2&amp;p=46</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
